Kerajinan Batu Alam Dekorasi Gerbang, Ukiran Patung Samsi Atau Patung Singa Dari Batu Alam

Patung Singa Dari Batu Alam

Kerajinan Batu Alam Dekorasi Gerbang, Ukiran Patung Samsi Atau Patung Singa Dari Batu Alam

 

Patung samsi atau patung singa produk kerajinan batu alam “Raka Art Stone” terbuat dari batu alam yang diambil atau ditambang dari lereng Gunung Merapi. Patung samsi atau patung singa ini biasanya difungsikan sebagai patung penjaga gerbang ataupun rumah tinggal.

Patung Singa Batu Alam

Patung Singa Batu Alam

 

Bahan baku untuk membuat patung samsi atau patung singa ini menggunakan batu alam andesit/batu alam merapi atau batu lava berkualitas yang diambil dari lereng gunung merapi. Produk kerajinan patung batu alam samsi atau patung singa yang kami produksi dikerjakan dan dipahat oleh pengrajin batu alam “Raka Art Stone” yang telah memiliki pengalaman selama belasan tahun.

Patung Batu Alam

Proses Pemahatan Patung Batu Alam Singa Atau Samsi

 

Dengan pengalaman memahat yang kami miliki secara turun temurun, produk kami tentu dapat bersaing dalam hal kualitas pahatan. Kualitas pahatan sangat rapi dan dapat disesuaikan dengan permintaan konsumen yang ingin memesan.

Konsumen juga bisa membuat desain sendiri sesuai keinginannya, baik dari segi bentuk maupun ukuran. Kami siap mengerjakannya dengan harga yang cukup terjangkau namun dapat menghasilkan produk yang berkualitas.

Berikut ini kami tampilkan hasil kerajinan patung samsi atau patung singa yang sedang kami kerjakan.

Patung Singa

Proses Ukir Patung Samsi Atau Patung Singa

 

 

 

Ukiran Patung Batu Alam

Kerajinan Ukiran Patung Batu Alam

 

Patung Singa Batu Alam

Jual Patung Singa Batu Alam

 

Untuk pemesanan atau informasi lebih lanjut mengenai  Kerajinan Batu Alam Dekorasi Gerbang, Ukiran Patung Samsi Atau Patung Singa Dari Batu Alam  bisa menghubungi kami;

RAKA ART STONE – Pusat Kerajinan Batu Alam Muntilan Magelang
Alamat : Sewan RT 04 RW 16, Sedayu, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah 56412 – Indonesia.
CP : 0852 2895 4948, 0878 3411 1948
Email : [email protected]

About Kerajinan Batu Alam

Profil Pengrajin Batu Muntilan, Magelang Sejak tahun 1990 saya sudah menekuni seni pahat batu alam khususnya batu candi. Pada saat itu saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Para pengrajin di dusun kami masih menggunakan peralatan tradisional. Palu, cuplik, tatah, penyecel, belah, jangka, dan meteran merupakan peralatan pokok yang harus dimiliki setiap pengrajin. Hasil kerajinan kami masih sederhana seperti cobek, ulegan, lumpang dan alu. Meskipun sederhana, hasil kerajinan tersebut sangat laris di pasaran, sebab merupakan hasil kerajinan untuk kebutuhan pokok rumah tangga khususnya dapur. Pada tahun 1994, anak-anak muda di dusun kami semakin bersemangat mendalami seni kerajinan pahat batu. Keterampilan yang kami dapat pun mulai berkembang. Tahun 1999 lulus SMP. Ilmu yang kami dapat secara turun temurun mulai bertambah. Produk baru bermunculan. Ada air mancur, lampion taman, stupa candi dsb. Hari demi hari kampung kami semakin terkenal dengan berbagai hasil kerajinan pahat batu alam. Hasil kerajinan yang berkualitas merupakan kunci utama kesuksesan kami untuk dapat dipercaya oleh pasar. Tahun 2002 lulus STM. Saya mulai benar-benar terjun dalam pembuatan kerajinan batu alam. Saya ikut kakak sambil menambah ilmu dalam memahat motif lampion taman. Selama 5 bulan dengan modan nol saya mulai membuka usaha sendiri. Awalnya memang berat, kami harus membuat dan menawarkan sendiri hasil kerajinan kami ke pedagang. Hasil kerajinan kami tawarkan ke pedagang di Muntilan di pinggiran jalan. Selain menawarkan ke pedagang kami mulai masuk mencari pelanggan secara langsung. Seiring berjalannya waktu usaha semakin berkembang permintaan hasil kerajinan semakin bertambah. Permintaan hasil kerajinan kami mulai meningkat dan mulai merambah ke berbagai daerah di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tahun 2011 pemasaran kami sudah sampai ke Jakarta dan Sumatra hingga saat ini sudah banyak menjadi pelanggan tetap kami. Kami juga sempat dipercaya menangani berbagai proyek kerajinan dari berbagai daerah. Tahun 2014 internet berkembang pesat. Saya bergabung bersama munthu.com di divisi lapangan. Setelah beberapa bulan saya memutuskan untuk keluar dan membuat rakaartstone.com untuk mengembangkan pemasaran hasil kerajinan yang lebih luas. Akhir kata, saya berharap semoga seni kerajinan pahat batu alam yang berada di Muntilan, Magelang tetap berjalan dan berkembang. Sebuah warisan budaya yang mempunyai nilai-nilai luhur sudah sepatutnya untuk kita jaga dan kita lestarikan agar tidak punah ditelan jaman. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.